Dr. Endang Tri Wahyurini, S.Pi., M.Agr. Menjadi Narasumber dalam Kegiatan Pembinaan Mitigasi Bencana Pesisir yang Diselenggarakan DKP Jawa Timur
Pamekasan — Salah satu dosen terbaik Universitas Islam Madura, Dr. Endang Tri Wahyurini, S.Pi., M.Agr., kembali menunjukkan kiprah akademiknya di tingkat provinsi. Beliau dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan “Pembinaan Mitigasi Bencana di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil” yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur melalui Cabang Dinas Situbondo (27/11/2025)
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terkait pentingnya mitigasi bencana di kawasan pesisir—wilayah yang rentan terhadap abrasi, gelombang tinggi, perubahan iklim, dan intrusi air laut.
Sebagai akademisi yang aktif dalam kajian perikanan dan lingkungan pesisir, Dr.Endang menyampaikan materi mengenai Strategi Mitigasi Bencana dalam Pengelolaan Ekosistem Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Beliau menekankan pentingnya penguatan vegetasi pantai, pengelolaan ruang laut yang bijak, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Partisipasi Dr. Endang menjadi wujud kontribusi nyata Universitas Islam Madura dalam mendukung edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat pesisir, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari unsur masyarakat, lembaga lokal, hingga pelaku usaha perikanan. Mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir dan mengurangi risiko bencana.
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur melalui Cabang Dinas Situbondo memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. DKP menilai bahwa pembinaan mitigasi bencana sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan pemberdayaan masyarakat pesisir Pamekasan dalam menjaga kelestarian ekosistem pantai. Mengingat tingginya kerentanan wilayah pesisir terhadap bencana, edukasi dan pembinaan seperti ini diperlukan agar masyarakat lebih siap dan mampu menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Dengan hadirnya akademisi seperti Dr. Endang Tri Wahyurini, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir Jawa Timur.
Penulis : Wardatus sr





